
Puisi : Suara Dengarlah Aku, Aku Merinduinya

Nukilan oleh : dj arrisa
Hari-hari ini berlalu setiap masa,
masa yang tanpa dikira berapa kali berputar,
hari ini tidak sama seperti semalam,
namun kerinduan untuknya selalu bergema dihati,
biar tanpa dia namun sayang untuknya tak pernah putus.
Seharian termangu untuk mengingatinya,
saat bersama dalam pelukan sayang,
saat dalam belaian manja,
walau hanya seketika namun menyentuh hatiku,
lembutnya senyuman darinya untukku.
Suara itu bergema menyelinap di ruang hatiku,
membuatkan aku merinduinya,
sangat merindui dirinya,
Suara itu tetap bergema,
menantikan dirinya untuk bersama dalam jiwaku,
bersatu dalam kasih yang tak bisa terungkap,
penantian tanpa penghujungnya,
namun aku tetap setia.
Suara dengarkanlah aku,
aku merinduinya,
aku menyayanginya,
semoga dia tahu akan rasa hati ini,
selalu untuknya,
memikirkannya,
sentiasa….selamanya.
Disini aku tetap setia,
menunggu dirinya setiap masa,
tanpa ragu dengan semua yang berlaku,
tanpa bicara bisa diperkatakan,
ku harap hanya aku di dalam hatinya
hatinya untukku….tanpa ada sesiapa,
aku sayang akan dirinya,
dengarkanlah suara hatiku ini


















salam sayang tuk kak risa…
Aduhai… jgn sedih2 kak… yakinlah suatu hari nnti kebahagiaan akan menjadi milik akk… yg penting, jangan berhenti berharap…
anyway… kami sentiasa ada bersama akak tuk selamanya insyaAllah…
p/s: ulasan ini berbentuk umum…
sangat menyentuh perasaan…
thanks lyzx….tu suka2 je laa..ilham dari puisi luna maya-suaraku berharap….apapun tq tq komen lyzx….dan untuk rozie ..tq komen untuk sebuah puisi bersahaja ni..ekekekkeke….(xd)