Puisi : Aku bukan insan kotor
5 April 2010
Kategori: puisi
357 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : eiyanadia aku mengusap wajah yang lencun dicurahi hujan air mata.. mengapa dan kenapa? aku dihina sedemikian rupa? aku bukan insan kotor.. aku ternoda.. tanpa rela.. aku terus menangis.. hatiku terhiris.. mengenang saat aku dinoda.. mengapa... [Teruskan bacaan]
Puisi : Hanya
Nukilan oleh : saraoma Ya Allah, Jika benar gundah yang hadir ini Jika benar segala dugaan ku ini Jika benar apa yang ada dalam benak hambamu yang naif ini Ya Allah, Bahawa ajalku makin mendekati Sedekat embun pagi Sedekat cahaya mentari darimu Ya Allah, Tenangkanlah... [Teruskan bacaan]
Puisi : Teman
Nukilan oleh : Rosman bin Ibrahim Suatu pagi… seorang teman sedang sendirian memikirkan tentang kenangan silam memikirkan tentang kehidupan sekarang memikirkan tentang harapan masa depan Suatu petang… seorang teman sedang termenung menginsafi... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kisah Hidup
24 March 2010
Kategori: puisi
456 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : erat asmar Fikiran aku kosong Hati aku kosong Jiwa aku kosong Tangan aku kosong Satu-satunya pengisian yang ada, tiada pada aku! Aku kecewa, aku merintih sedih, Kenapa mesti aku? Sedangkan mereka ada.. Kenapa aku tidak sesempurna mereka?? Kini... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kupu-kupu terbang
Nukilan oleh : erat asmar Kupu-kupu terbang Mencari arah yang tidak pasti Kadang terbang ke kiri Kadang terbang ke kanan Kupu-kupu terbang Mencari jalan kebenaran Kadang terbang ke atas Kadang terbang ke bawah Masih mencari dan terus mencari.. Kupu-kupu... [Teruskan bacaan]
Puisi : Buat Air Yang Mengalir
Nukilan oleh : dacronova Buat air yang mengalir.. Dengan alliran tenang bak sutera.. Aku coretkan sebuah irama tinta jiwa.. Yang penuh dengan duka.. Dalam ketenanganmu terus mengalir.. Aku curahkan rasa PENAT, RISAU, BENCI, dan DENDAM.. Yang terus membungkam.. Dalam... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kasih Semusim Antara Kita Telah Berakhir
Nukilan oleh : dj arrisa Ku titi satu perjalanan yang berliku, menyusuri hari senja-senjaku, kuimpikan satu yang terindah dalam hidupku, namun umpama satu igauan ngeri dalam diariku. Bertahun ku mengenali dirimu, bertahun kita menyemai kasih sayang, biarpun... [Teruskan bacaan]
Puisi : Selamat Ulang Tahun ke 17
15 March 2010
Kategori: puisi
984 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : esma Anakku…..masih terngiang tangisanmu ketika lahirmu tujuhbelas tahun yg lalu bahagia menghias kamar dihatiku walau tak lelap lena tidurku menjagamu Anakku….semakin dewasanya engkau irasmu membayangkan masa laluku masa lalu... [Teruskan bacaan]
Puisi : Suara Dengarlah Aku, Aku Merinduinya
Nukilan oleh : dj arrisa Hari-hari ini berlalu setiap masa, masa yang tanpa dikira berapa kali berputar, hari ini tidak sama seperti semalam, namun kerinduan untuknya selalu bergema dihati, biar tanpa dia namun sayang untuknya tak pernah putus. Seharian... [Teruskan bacaan]
Puisi : Aku Ingin Berdusta Padamu
Nukilan oleh : Irwan Pachrozi Ratu Bangsawan ingin kudustai dirimu sebab setiap lelaki suka berdusta tapi, perlukah aku berdusta padamu padahal wajahmu terlalu indah aku ingin berdusta padamu di sore yang gerimis ini kubayangkan dustaku ini adalah dusta... [Teruskan bacaan]
Puisi : Sebuah impian gadis ternoda
Nukilan oleh : eiyanadia cinta itu membawa bahagia cinta itu membahagiakan cinta itu indah aku terus menanti cinta dari insan yang sanggup menerima diri ini insan yang ternoda dek kerakusan sang lelaki aku terus meniti hari-hari penuh liku aku terus menangisi duri... [Teruskan bacaan]
Puisi : Beri aku kekuatan
Nukilan oleh : esma Ya Allah.. jika ini ujianmu aku menerimanya dengan redha curahkanlah kekuatan dan kasih sayang dalam diriku agar aku tak cepat mengalah mungkin telah tertulis takdirku begini sarat dengan derita… 9 bulan aku mengandungkan zuriat-zuriatku yang... [Teruskan bacaan]
Puisi : Selamat Hari Lahir Anakku
Nukilan oleh : tinta maya Selamat hari lahir anakku sayang Aku bersyukur selama ini darah yang mengalir itu tersemat kasih sayang dan cinta antara aku dan ibumu dan kau adalah rahmat terindah yang pernah kumiliki tidak mampu untuk kuucapkan betapa gembiranya... [Teruskan bacaan]
Puisi : Reminisce
Nukilan oleh : haney_2505 Pertemuan kita tak pernah dirancang, Kita bertemu, berpisah dan bertemu kembali, Pernahkah kau terfikir kenapa kita ditemukan? Adakah ini dugaan sebelum kita jumpa jodoh yang sebenar atau sememangnya kita memang ditakdirkan untuk... [Teruskan bacaan]
Puisi : Kepadamu Sahabat
Nukilan oleh : kaduk asrar KEPADAMU SAHABAT Meskipun kadang-kadang Bicara kita sering bertentangan namun aku tahu Kita mencari Satu kebenaran dan keberanian Untuk mengenal dirinya sendiri di antara bangun dan jatuhnya Mereka di sisi kita, Kepadamu sahabat, Janganlah... [Teruskan bacaan]
Puisi: Datanglah Pujuk Diriku
Nukilan oleh : Noraz Ikha Selautan ilmu terbentang di hadapan Beronak ranjau lagi berduri Sekelip alpa musnah semuanya Tiada berguna usaha lalu Wahai semangat Datanglah pujuk diriku Teguhkan kekuatan jati diriku Jauhkan diriku dari parasit Julangkan api... [Teruskan bacaan]
Puisi : Rahsia Rasa
Nukilan oleh : Riza Saffiya Pertemuan yang tercipta Adalah sejarah paling bernilai Disini ada rangkaian rindu yang tersimpan Disini ada getar rasa yang berselirat Disini ada nada yang berbaur Juga debar yang meruntun Menggugat damai… Pertemuan adalah... [Teruskan bacaan]
Puisi : Semoga kau berjaya
22 February 2010
Kategori: puisi
419 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : ummihurairah Diufuk timur itu, Timbul lagi sang mentari pagi, Indah menyinarkan cahayanya, Menembusi hidupmu yang lara… Di awan biru itu, Masih terselit pelbagai cahaya, Yang mungkin pada warnanya, Masih bisa kau corakkan... [Teruskan bacaan]
Puisi : ilham dari noktah cintah mu
18 February 2010
Kategori: puisi
760 views Jom bagi ulasan
Nukilan oleh : ummihurairah Adakalanya… cintaKU yang berlabuh ditangkai jiwa.. pernah merasai gelora dunia… sehinggakan ia nya.. karam dalam nikmat dunia….. Ada jua kalanya.. cintaKU pernah indah disudut hati.. menggenggam erat pautan... [Teruskan bacaan]
Puisi : untuk sahabat
13 September 2009
Kategori: puisi
644 views Jom bagi ulasan
chris tiada hari tiada menit tiada waktu dan tiada pula satu patah kata terucap…… kini kau telah terbujur kaku di selimuti selembar kai putih tanpa noda sedikit pun yg melekat…… hanya doa – doa yg kan selalu terdengar ….... [Teruskan bacaan]














